RSS

KOMPUTER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

01 Jun

 

Judul

KOMPUTER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

A.  Latar Belakang Masalah

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya–upaya pembaruan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar. Para guru dituntut agar mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolah, dan tidak tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman, guru sekurang-kurangnya dapat menggunakan alat-alat yang murah dan efisien yang meskipun sederhana dan bersahaja tetapi merupakan keharusan dalam upaya pencapaian tujuan pengajaran yang diharapkan, disamping mampu menggunakan alat-alat yang tersedia, Guru juga dituntut untuk dapat mengembangkan keterampilan membuat media pembelajaran yang akan digunakannya apabila media tersebut belum tersedia.[1]

Sejak awal mula pendidikan senantiasa bersikap terbuka terhadap penemuan-penemuan baru dalam bidang teknologi. Hal ini mempunyai maksud bahwa sistem pendidikan yang tidak mau dan kurang bisa menyelaraskan diri dengan kemajuan teknologi tersebut, maka sistem pendidikan tersebut akan ketinggalan zaman. Sistem pendidikan yang monoton dan stagnan tentu tidak lagi relevan dan integral dengan kemajuan yang telah diperoleh dunia.

Dalam Undang-undang no 20 Tahun 2003 pasal 1 butir 1 tentang Sistem Pendidikan Nasional di jelaskan bahwa Pendidikan adalah:

Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengambangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, keperibadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.[2]

Upaya peningkatan kualitas pendidikan harus lebih banyak dilakukan pengajar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik. Salah satu upaya untuk peningkatan proses pembelajaran adalah penggunaan media secara efektif, ini akan mempertinggi kualitas yang akhirnya dapat meningkatkan kualitas hasil belajar.

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kuantitas dan kualitas pembelajaran yang dilaksanakannya. Untuk memenuhi hal tersebut diatas, guru dituntut mampu mengelola proses belajar mengajar yang memberikan rangsangan kepada siswa agar siswa termotivasi dalam proses belajar mengajar. Adapun guru menurut undang-undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen adalah;

Pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah”.[3]

Untuk mengupayakan pendidikan yang berkualitas, guru seringkali menemukan kesulitan dalam memberikan materi pembelajaran. Khususnya bagi Guru Pendidikan Agama Islam, dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah masih menunjukkan kekurangan dan keterbatasan. Terutama dalam kualitas proses belajar mengajar yang dikembangkannya yang selanjutnya berakibat langsung kepada rendah dan tidak meratanya kualitas hasil yang dicapai oleh para siswa, serta kemampuan dalam menggunakan berbagai media pembelajaran Pendidikan Agama Islam khususnya yang berbantukan dengan media teknologi komputer.

Di dalam Garis Besar Program Pengajaran Pendidikan Agama Islam, di jelaskan bahwa Pendidikan Agama Islam adalah;

Usaha sadar untuk menyiapkan siswa dalam meyakini, memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran islam melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan dengan memperhatikan tuntutan untuk menghormati agama lain dalam kerukunan antar umat beragama dalam masyarakat untuk mewujudkan  persatuan nasional.[4]

 

Materi pelajaran Pendidikan Agama Islam sarat dengan nilai-nilai bagi pembentukan pribadi muslim, namun apabila materi itu disajikan dengan cara yang kurang tepat, tidak mustahil akan timbul pada diri siswa rasa tidak senang terhadap pelajaran Pendidikan Agama Islam dan bahkan juga terhadap gurunya. Salah satu usaha untuk mengatasi keadaan demikian adalah penggunaan media pembelajaran secara terintegrasi dalam proses belajar mengajar. Sebagai guru Pendidikan Agama Islam tampaknya dalam mempengaruhi siswa untuk dapat mempelajari dan memahami ajaran Islam sesuai dengan kemampuan nalar manusia terhadap wahyu Allah dan RasulNya perlu dibantu dengan menggunakan media pembelajaran yang dipersiapkan dengan baik, berarti Guru Pendidikan Agama Islam telah membantu siswanya mengaktifkan unsur-unsur psikologis yang ada dalam diri mereka seperti pengamatan, daya ingat, minat, perhatian, berpikir, fantasi, emosi dan perkembangan kepribadian mereka. Sikap jiwa mereka yang tenang dengan minat belajar yang besar sangat potensial sekali ditumbuh kembangkan sebagai dasar materi keimanan, ibadah, sikap sosial, pembentukan akhlak karimah dan sebagainya.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Penggunaan komputer sebagai media dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam bukan sekedar upaya untuk membantu guru dalam mengajar, tetapi lebih dari itu sebagai usaha yang ditujukan untuk memudahkan siswa dalam mempelajari dan memahami pengajaran agama. Akhirnya media komputer memang pantas digunakan oleh Guru Pendidikan Agama Islam, bukan hanya sekedar alat bantu mengajar bagi guru, namun diharapkan akan timbul kesadaran baru bahwa media pembelajaran telah menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan agama sehingga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membantu lancarnya bidang tugas yang diemban untuk kemajuan dan meningkatkan kualitas peserta didik.

B.  Alasan Memilih Judul

Adapun Pemilihan Judul ini dilandasi oleh beberapa alasan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Teknologi komputer penting digunakan sebagai media dalam pembelajaran.
  2. Judul dan permasalahan ini masih aktual dan relevan untuk di teliti.
  3. Adanya teori-teori yang mendukung dan menjawab berbagai variabel-variabel penelitian
  4. Tersedianya buku-buku sebagai penunjang penelitian ini.
  5. Sepanjang pengetahuan penulis permasalahan dalam penelitian ini belum pernah diangkat sebelumnya.

 

C.  Penjelasan Istilah

Untuk menghindari kesalahfahaman dalam menafsirkan judul penelitian ini, maka penulis akan menjelaskan beberapa istilah yang berkaitan dengan judul.

Adapun istilah-istilah yang dapat penulis jelaskan adalah sebagai berikut:

1.  Komputer

Adapun Pengertian komputer menurut Ahmad Yani adalah sebagai berikut;

Seperangkat alat elektronik yang dihubungkan dengan listrik yang berguna untuk membantu pekerjaan manusia agar lebih mudah, cepat dan akurat. Computer juga sebagai alat informasi dan komunikasi yangf mampu mengolah data dan kemudian menyimpannya.[5]

Sedangkan yang dimaksud dengan komputer dalam penelitian ini adalah suatu alat yang terdiri dari beberapa kompunen untuk mengolah data dalam presentase untuk membantu proses pembelajaran oleh Guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tembilahan.

2.  Media Pembelajaran

Adapun Pengertian Media Pembelajaran menurut Rudi susilana dan Cepi Riyani adalah “Teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran”.[6]

Sedangkan yang dimaksud media pembelajaran dalam penelitian ini adalah sebuah alat pembelajaran yang berbantukan komputer yang di gunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tembilahan.

3.  Guru Pendidikan Agama Islam

Guru Pendidikan Agama Islam menurut Pupuh Fathurrahman adalah “orang yang memberikan materi pengetahuan Agama Islam dan juga mendidik murid-muridnya, agar mereka kelak menjadi manusia yang takwa kepada Allah SWT”.[7]

Sedangkan yang di maksud guru Pendidikan Agama Islam dalam penelitian ini adalah seorang pembimbing agar para murid dapat bertindak dengan prinsip-prinsip Islam dan dapat mempraktikkan syariat Islam diSekolah Menengah Atas Negeri 1 Tembilahan.

D.  Permasalahan

1.  Identifikasi Masalah

Berdasarkan dari latar belakang yang telah dikemukakan di atas, maka dapat diidentifikasikan beberapa masalah sebagai berikut;

a.  Bagaimana Penggunaan Komputer sebagai Media dalam Pembelajaran oleh Guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tembilahan?

b.  Apa Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan komputer sebagai media dalam pembelajaran?

c.  Bagaimana upaya untuk meningkatkan pemahaman tentang penggunaan komputer sebagai media dalam pembelajaran?

d.  Bagaimana pengaruh penggunaan komputer sebagai media dalam pembelajaran terhadap hasil belajar siswa?

2.  Batasan Masalah

Mengacu pada masalah di atas, maka permasalahan yang diuraikan dalam penelitian ini dibatasi hanya pada penggunaan komputer sebagai media dalam pembelajaran oleh Guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tembilahan.

 

3.  Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut di atas maka penulis akan merumuskan masalahnya adalah sebagai berikut;

a.  Bagaimana penggunaan komputer sebagai media dalam pembelajaran oleh Guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Negeri 1 Tembilahan?

b.  Apa Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan komputer sebagai media dalam pembelajaran oleh guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tembilahan?

 

E.  Tujuan dan manfaat Penelitian

Adapun tujuan dan manfaat Penelitian Ini adalah sebagai berikut;

1.  Tujuan penelitian.

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai beikut:

a.  Untuk mengetahui bagaimana pengunaan komputer sebagai media dalam pembelajaran oleh Guru Pendidikan Agama Islam disekolah Menengah Atas Negeri 1 Tembilahan,

b.  Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengunaan komputer sebagai media dalam pembelajaran oleh Guru Pendidikan Agama Islam disekolah Menengah Atas Negeri 1 Tembilahan.

 

2.  Manfaat penelitian

Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut;

a.  Bagi Guru

Adapun manfaat penelitian bagi guru adalah sebagai berikut:

  1. Agar terjadinya suasana pembelajaran yang menarik dan menyenangkan.
  2. Mempermudah bagi Guru dalam penyampaian materi.
  3. Memberi gambaran terhadap Guru akan pentingnya penggunaan Komputer sebagai media dalam pembelajaran.
  4. Agar Guru bisa mengembangkan kemampuannya dibidang Teknologi, khususnya Teknologi yang berkaitan dengan Media Komputer.

b.  Bagi Siswa

Adapun manfaat penelitian bagi siswa adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan kegairahan siswa dalam pembelajaran.
  2. Agar mudah memahami materi yang diajarkan.
  3. Membuat siswa lebih respon dalam pembelajaran.
  4.  Membuat siswa lebih bersemangat dalam pembelajaran.

c.  Bagi Sekolah

Adapun manfaat penelitian bagi sekolah adalah sebagai berikut;

  1. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam Penggunaaan Komputer yang dipersiapkan oleh pendidik bagi para siswa untuk mengatasi adanya kekurangan-kekurangan penguasaan Komputer.
  2. Terciptanya pola pendidikan yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
  3. Menjadi bahan masukan dalam merumuskan konsep atau format pendidikan yang memahami realitas, sosiokultur di tengah pendidikan.

 

d.  Bagi Penulis

Adapun manfaat penelitian bagi penulis adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai sarana untuk menerapkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di dunia nyata dan dapat digunakan sebagai landasan dan kerangka perumusan masalah untuk penelitian selanjutnya.
  2. Untuk menambah khasanah ilmu pengetahuan tentang media pendidikan yang mengacu pada teknologi
  3. Menambah wawasan bagi penulis, terutama yang berkaitan dengan dunia pendidikan, dan dapat mengetahui bagaimana sebuah media komputer bisa mempengaruhi proses belajar mengajar.
  4. Untuk menyelesaikan studi akhir dalam meraih gelar sarjana pada program studi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Auliaurrasyidin Tembilahan.

 


[1]Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, (Jakarta: PT Raja Grapindo persada, 2011), Hlm. 2.

[2]Suparlan,  Tanya Jawab Pengembangan dan Kurikulum Materi Pembelajaran, (Jakarta: Bumi Aksara,  2011), Hlm. 20.

[3]Farida Sarimaya, Sertifikasi Guru, Apa, Mengapa dan Bagaimana, (Bandung: Yrama Widya, 2008), Hlm. 113.

[4]Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam, Upaya mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2008), Hlm. 75.

[5]Ahmad Yani, Panduan Menjadi Teknisi Komputer, (Jakarta: Kawan Pustaka, cet, ke 12, 2008), Hlm. 1.

[6]Rudi susilana. dan Cepi Riyani., Media Pembelajaran, Hakekat, Pengembangan, Pemanfatan Dan Penilaian, (Bandung: CV Wacana Prima, 2008), Hlm. 6.

[7]Pupuh Fathurrahman dan Sobry sutikno, Strategi Belajar Mengajar Melalui Konsep Umum dan Konsep Islami, (Bandung PT Rafika Aditama, 2007), Hlm. 125.

 

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 1, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: